Lompat ke isi utama

Berita

Menuju Pemilu 2029 yang Bermartabat, Bawaslu Sanggau Gaungkan Semangat Pengawasan Partisipatif

Menuju Pemilu 2029 yang Bermartabat, Bawaslu Sanggau Gaungkan Semangat Pengawasan Partisipatif

Foto: Bawaslu Kabupaten Sanggau menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif dengan mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat". Rabu, (08/07/2026).

Sanggau - Bawaslu Kabupaten Sanggau menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif dengan mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat". Kegiatan yang dilaksanakan secara luring ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam memperkuat kapasitas masyarakat sebagai mitra strategis pengawasan serta membangun kesadaran kolektif dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu yang demokratis, jujur, dan berintegritas. Rabu, (08/07/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Sanggau ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Yosef Harry Suyadi, S.E., M.H., perwakilan Polres Sanggau yang diwakili oleh Kanit Intelkam IPDA Adi Kusumajaya, perwakilan Kejaksaan Negeri Sanggau Dicky Ferdiansyah, S.H., M.H., perwakilan Kodim 1204/Sanggau, Ketua, Anggota, dan Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sanggau, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sanggau, L. Toto Martono, S.Sos., M.Si., yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Kesbangpol Kabupaten Sanggau, L. Toto Martono menyampaikan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam mengawal setiap tahapan agar berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebanyak 18 peserta mengikuti kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Sanggau. Para peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat yang diharapkan dapat menjadi agen pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing serta berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan Pemilu.

Selaku Person in Charge (PIC) kegiatan, Anggota Bawaslu Kabupaten Sanggau Saparudin, S.H. menyampaikan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan salah satu strategi Bawaslu dalam memperluas jangkauan pengawasan melalui pelibatan masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kualitas Pemilu bukan hanya tugas Bawaslu, melainkan tanggung jawab bersama. Masyarakat memiliki peran yang sangat penting sebagai pengawas partisipatif untuk mencegah potensi pelanggaran serta memastikan setiap tahapan Pemilu berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas," ujar Saparudin.

Ia menambahkan bahwa tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat" mencerminkan komitmen Bawaslu dalam mempersiapkan ekosistem pengawasan yang semakin kuat sejak dini. Melalui pendidikan pengawas partisipatif, Bawaslu berharap lahir masyarakat yang tidak hanya memahami regulasi kepemiluan, tetapi juga memiliki keberanian dan kepedulian untuk terlibat aktif dalam mengawal proses demokrasi.

Kegiatan berlangsung dengan antusias melalui penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk memahami secara lebih mendalam mengenai peran pengawasan partisipatif dalam menghadapi Pemilu Tahun 2029. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Sanggau berharap sinergi antara penyelenggara Pemilu, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI/Polri, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mewujudkan Pemilu 2029 yang bermartabat, berintegritas, dan dipercaya oleh seluruh masyarakat.

Penulis: Herry

Editor  : Saparudin

Tag
Berita